Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan


Pernahkah kamu mendengar tentang “Meet Amy, Debbie, Inga, Mia, Erica, Eva dan Cora” ? Mereka bukanlah anggota girlband tetapi nama-nama yang diberikan kepada asisten digital perusahaan bank. Ya, terobosan terbaru ini dinamakan dengan CHATBOT. Menggunakan asisten digital dapat memotong biaya bagi perusahaan, utamanya bagi mereka yang telah memiliki basis nasabah luas dan pengeluaran yang terhitung besar, seperti asuransi, telepon dan masih banyak lagi lainnya (IndahHikma, 2019).

Saat ini agen kecerdasan buatan, chatbot dan asisten digital sudah banyak dipakai. Seperti Alexa milik Amazon, Alphabet dari GoogleNow, Siri di Apple dan bot di Facebook Messenger. Semua program ini berjalan dengan artificial intelligence (AI) yang mencoba mengerti perilaku manusia, menerjemahkan kebutuhan mereka dan bahkan membuat keputusan untuk manusia  (Qerja, 2016).


Gambar 1. Contoh Chatbot. Sumber online: http://botika.

Teknologi chatbot ini sangat berguna bagi perusahaan-perusahaan kecil untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan pada masa awal pertumbuhannya. Perusahaan-perusahaan ini dapat menghemat pengeluaran mereka dengan menggunakan chatbot untuk merespons pelanggan (Gunadi, 2018).

Tak heran jika banyak perusahaan berbondong-bondong mengadopsi chatbot. Di Indonesia, hampir semua perusahaan telekomunikasi mengadopsi chatbot. Chatbot menghemat biaya operasional perusahaan karena dapat menggantikan peran operator call center untuk menjawab pertanyaan dasar dan repetitif (Setyowati, 2018).

Hal yang lebih mengerikan adalah, chatbot akan menggeser pekerjaan petugas customer care /customer service. Perusahaan tentunya lebih memilih berinvestasi dengan sistem chatbot, dibandingkan harus mengeluarkan dana untuk menggaji karyawan, yang akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, ketika trafik semakin besar. Chatbot tidak mengenal cuti, bisa bekerja 24 jam, tidak akan demo, tidak terpengaruh oleh mood, tidak perlu training, tidak perlu mencari pengganti ketika ada yang resign dll (Dewanto, 2017).

Ini akan jadi ancaman serius, ketika semakin banyak chatbot dimanfaatkan untuk customer care, jumlah pekerja customer care/customerservice yang jumlahnya bisa mencapai ribuan di perusahaan besar, misal di perbankan dan telekomunikasi. Bayangkan bila mereka digantikan oleh chatbot seluruhnya (Dewanto, 2017).


Customer Service Ujung Tombak Perusahaan

Seorang Customer Service akan terkait langsung dengan peran penjaga kepercayaan pelanggan maupun klien. Melalui interaksi divisi ini dengan pelanggan yang berkelanjutan, Customer Service mampu meninggalkan kesan mendalam mengenai baik buruknya pelayanannya. Tidak jarang jika pelayanan sebuah perusahaan untuk pelanggan dan kliennya sangat baik, mereka bersedia membayar lebih dan lebih loyal hanya untuk suatu produk yang bisa didapatkan di tempat lain dengan harga lebih murah (Annisa, 2019).

Pelayanan kepada pelanggan atau customer service mempunyai peran penting dalam kemajuan bisnis. Customer service atau yang biasa disingkat CS, adalah bantuan dan saran yang diberikan oleh pihak penjual kepada pihak pembeli yang menggunakan produk atau layanannya. Pada bisnis apapun termasuk bisnis online, CS punya fungsi penting dalam menjaga hubungan baik dengan konsumen (Andry, 2017).

Percaya atau tidak, customer service adalah satu-satunya harapan pelanggan di saat menghadapi masalah dengan perusahaan. Pelanggan tidak mungkin bisa langsung datang ke kantor perusahaan untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Dengan customer service perusahaan, pelanggan berharap apa yang menjadi masalah mereka dapat diatasi dengan cepat. Sayangnya, di Indonesia customer service masih banyak yang tidak memahami arti posisinya yang sangat vital ini untuk pertumbuhan bisnis perusahaannya (Sales1CRM, 2018).

Terkait dengan fungsi customer service yang melayani keluhan pelanggan, hal tersebut juga dapat dijadikan sebagai kontrol kepuasan konsumen. Hal itu dapat dilakukan saat sang customer service mampu memetakan jenis keluhan yang selama ini didapatkannya. Semakin banyak konsumen yang puas dengan layanan sebuah produk dan layanan customer service tentunya akan meningkatkan laba dari perusahaan yang bersangkutan. Oleh karena itu, untuk menjalankan peran customer service dengan baik, orang yang bertugas di bidang customer service perlu memiliki kemampuan analisis, keramahan, maupun problem solving agar para konsumen semakin puas dan merasa aman (Uang Teman, 2018).

Daya saing yang semakin meningkat menjadikan customer service sebagai salah satu tolak ukur dan ujung tombak dari perusahaan tersebut. Dan para pihak perusahaan pun semakin meningkatkan kinerja customer service agar tetap eksis di kalangan masyarakat  (NetCampus, 2018).

Jika dulu costumer service hadir secara konvensional menggunakan nomor Hotline. Seiring berkembangnya dunia digital, costumer service pun menjelma ke dalam berbagai “wujud”. Mulai dari e-mail, sosial media, hingga  (Tim iPrice, 2018) CHATBOT.


Apa Itu Chatbot ?

Perkembangan teknologi informasi berbasis komputer yang sangat cepat telah membuat banyak perubahan dalam sendi kehidupan manusia. Salah satu perkembangan teknologi terkini adalah kecerdasan buatan (artificial inteligence). Dengan adanya kecerdasan buatan, komputer dapat melakukan tugas tertentu seperti yang dilakukan oleh manusia seperti robot chatting (chatbot). Robot chatting (chatbot) yaitu sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat melakukan percakapan dengan pengguna  (Irmawati, 2011).

Chatbot bekerja untuk menggantikan peranan manusia dalam melayani pembicaraan melalui aplikasi pesan. Ia menjawab kalimat demi kalimat yang dituliskan orang yang berada di ujung satunya. Tentu jika orang diujung lainnya merasa dirinya dilayani manusia, itu artinya kesuksesan bagi chatbot . Chatbot memungkinkan komputer atau mesin menggantikan peran manusia dalam membalas percakapan di sisi satunya. Chatbot memahami, belajar, dan berinteraksi layaknya manusia. Semua itu berkat kemampuannya berevolusi dan berkembang (Ryza, 2017).


Gambar 2. Contoh Produk Chatbot. Sumber : http://botika.online


Penggunaan chatbot ini sudah tidak asing lagi. Karena semua ecommerce pasti menggunakan aplikasi ini. Untuk memudahkan pelayanan ke konsumen. Mungkin selama ini, yang ada ajak chat di ecommerce bukanlah manusia tapi program robot. Tetapi penggunaan chatbot ini, memang memberikan banyak keuntungan bagi pebisnis. Terutama untuk meningkatkan penjualan. Jika anda ingin menggunakan aplikasi ini, harus tahu apa saja kelebihannya (Management HSM, 2018).

Chatbot dapat menanggapi pertanyaan jauh lebih cepat daripada agen manusia. Robot ini dirancang untuk menangani pertanyaan standar dan mengotomatiskan proses pelayanan, dan tidak didesain untuk menjawab keluhan yang rumit (Koran Jakarta, 2018).

Chatbot juga dapat digunakan untuk mengurangi delay waktu tunggu saat customer menanyakan suatu produk kepada penjual seperti jumlah stok, ketersediaan warna dan produk sejenis yang mungkin harus dilakukan pencarian manual oleh admin. Dengan adanya chat bot, penjual bisa menghemat waktu dan mengurangi kehilangan customer karena terlalu lama dalam meberikan jawaban (Rahmad, 2019).

Menurut Majalah Forbes, chatbot merupakan kunci rahasia dalam meningkatkan customer experience. Laman ini menuliskan 3 alasan. Yaitu, Chatbot menyediakan layanan 24 jam, menyediakan pengalaman yang lebih personal, dan menyediakan percakapan yang bisa disesuaikan berdasarkan skala customer (Andini, 2019).

Kemampuan AI yang memberikan kecerdasan virtual kepada chatbot membuatnya bisa menilai jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Cara yang dipakai chatbot agar bisa mendapatkan jawaban terbaik adalah melalui keyword. Ya, dengan sistem pengoperasian yang sudah ditanamkan kepadanya, maka chatbot bisa melihat keyword yang diberikan kepadanya dan melihat mana jawaban yang paling dekat dengan keyword tersebut sehingga setiap pertanyaan yang diberikan bisa dijawab dengan cepat (Dewaweb, 2019).

Kini, Chatterbot atau Chatbot bahkan sudah dimplementasikan pada jejaring sosial, seperti Twitter dan Windows Live Messenger. Bahkan portal online populer seperti eBay dan PayPal juga menggunakan agen virtual multi bahasa untuk memudahkan penggunanya. Sebagai contoh, jika Anda ingin informasi cepat tentang kondisi cuaca saat ini, Anda dapat memulai percakapan dengan bot yang relevan dan akan menyediakan prakiraan cuaca seketika. Disinilah Anda telah berinteraksi dengan 'chatbot' (Symu, 2019).

Namun, atas kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), kini chatbot punya kemampuan dengan rasa percakapan yang lebih natural. Dalam perkembangannya chatbot, chatbot sudah banyak digunakan antara lain sebagai command control, customer care, scripting engine, messaging application, virtual assistance, dan domain expert (Sopian, 2019).

Banyak lembaga keuangan besar sudah mengambil langkah ini. Misalnya, Capital One menggunakan chatbot Eno untuk membantu nasabahnya memeriksa rekeningnya termasuk status saldo dan melakukan transfer antar rekening. Bank of America meluncurkan chatbot Erica untuk membantu nasabahnya memeriksa saldo, membayar tagihan, dan memberikan jawaban atas pertanyaan terkait bank. Sementara Liberty Mutual juga memakai chatbot yang menawarkan fungsi serupa dengan penambahan pencegahan risiko penipuan (Akbar, 2019).


Chatbot Mengurangi Lahan Pekerjaan?

Peran chatbot tak hanya akan berguna bagi keseharian manusia, tetapi juga mampu diimplementasikan pada industri pekerjaan. Chatbot itu adalah salah satu dari kategori pengembangan kecerdasan buatan yang akan menciptakan disrupsi besar di banyak lahan bisnis. Ia akan menghubungkan brand dan konsumen lewat platform, bisa dibilang sebagai customer service digital (Reza, 2017).

Lantas, apa memang peran chatbot bakal menggantikan pekerjaan manusia ke depannya ? Bisa jadi. Chatbot mungkin bisa akan mengurangi lahan pekerjaan, tetapi bukan berarti produktivitas bisa menurun drastis (Reza, 2017).

Faktanya, 53% konsumen mengatakan mereka lebih suka menggunakan obrolan online sebelum menghubungi perusahaan untuk dukungan pelanggan. Di antara milenium, angka ini bahkan lebih tinggi. Alasan utamanya adalah kenyamanan obrolan online. Orang ingin tanggapan instan (Rahmad, 2019).

Tidak menutup kemungkinan chatbot kelak menggantikan peran customer service karena ini merupakan solusi alternatif. Ia menyontohkan bahwa di Jepang ada perusahaan yang menggunakan chatbot dan mereka bisa menekan pengeluaran hingga 90 persen.  Chatbot mungkin memang akan mengurangi jumlah karyawan, tetapi bukan berarti produktivitas jadi turun. Dulu petani masih bekerja secara manual, lalu setelah ada teknologi dan alat bantu jumlah petani memang jadi berkurang, tapi produktivitas bisa lebih meningkat (Ningrum, 2017).

Kendati layanan pelanggan (customer service) kini banyak menggunakan teknologi respons otomatis yang disebut bot, proses komunikasi yang terjadi sebenarnya tetap tak bisa lepas dari unsur manusia (Utami, 2018).  pada dasarnya asisten virtual atau chatbot bukan untuk menggantikan manusia tetapi untuk meningkatkan dan mengefisienkan kerja manusia tersebut  (Utami, 2018).

Meski secanggih apapun teknologi saat ini, konsumen tetap menginginkan manusia yang berhubungan dan berkomunikasi dengan mereka. Sehingga human-touch tetap jadi unsur yang paling penting. perusahaan kerap kesulitan untuk menyeimbangkan antara apa yang diinginkan oleh konsumen dan biaya yang harus ditanggung perusahaan. Jika hanya mengandalkan SDM seperti keinginan konsumen, biaya yang dikeluarkan akan besar (Utami, 2018).

Ya, memang chatbot dapat menjawab dengan cepat dan tepat untuk permasalahan yang sederhana, namun seringkali permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan sangat kompleks. Di sini Customer Service jauh lebih unggul daripada chatbot (Paskalia, 2018).

Ketika pelanggan menghadapi masalah, hal yang paling penting sebenarnya bagi pelanggan adalah Customer Service yang dapat memahami mereka. Empati memainkan peranan yang sangat penting terutama ketika pelanggan mengalami kekecewaan atau bahkan frustasi karena permasalahan yang dihadapi, dan kemampuan untuk menunjukkan empati adalah sisi positif utama dari Customer Service manusia (Paskalia, 2018).

Sedangkan jika hanya menggunakan chatbot, terlalu rentan dan resiko salahnya juga tinggi karena bagaimanapun mesin tidak sama dengan manusia. Bot juga memiliki kemampuan komunikasi yang amat terbatas dan tak punya empati (Utami, 2018).

Chatbot  sensitif terhadap ejaan, setelah Anda membuat kesalahan ejaan, Anda akan membingungkan bot. Tapi tidak demikian halnya dengan manusia nyata di balik Live Chat. Mereka dapat memahami pertanyaan Anda meskipun ejaannya sedikit tidak jelas. Namun, Chatbot tidak  untuk menggantikan manusia (setidaknya tidak dalam waktu dekat) tetapi untuk membantu kita menghemat uang, waktu, dan energi (Vishnoi, 2019).

Dengan adanya digitalisasi berbagai sistem dalam customer service, tenaga SDM yang ada dapat dialihkan untuk layanan lainnya sehingga perusahaan juga dapat lebih efisien baik dari segi sumber daya maupun anggaran (Utami, 2018).

Secara keseluruhan, teknologi chatbot terlihat sangat menjanjikan, tetapi manusia masih lebih suka berbicara dengan sesama manusia lain. Manusia akan selalu mendambakan seseorang dengan kemampuan berempati dengan mereka. Ini termasuk kemampuan untuk membaca yang tersirat dan terhubung pada tingkat emosional (De, 2018).

Alasannya sangat sederhana, otak manusia mengandung miliaran sel saraf yang diatur dalam pola yang mengoordinasikan pikiran, emosi, perilaku, gerakan, dan sensasi. Merekam dan mempelajari sesuatu yang baru, memahami itu dan bereaksi terhadap situasi adalah keterampilan yang hanya dimiliki oleh manusia (Pandey, 2019).

Sekali lagi, apakah AI menggantikan peran manusia ?

Beberapa puluh tahun belakangan, manusia telah menyaksikan peningkatan signifikan dalam dunia teknologi. Hal ini diawali dengan kehadiran komputer, internet, internet of things (Iot), dan hingga saat ini ditambah dengan kehadiran artificial intelligence atau disingkat AI (Prayogo, 2017).

Teknologi artificial intelligence (AI) pertama kali dipopulerkan dalam berbagai film bergenre science fiction (sci-fi) seperti dalam film Iron Man di mana dalam film tersebut digambarkan Iron Man menanyakan berbagai hal melalui kecerdasan buatan. Saat ini teknologi tersebut sudah ada yaitu Chatbot (Prayogo, 2017).

Studi dari World Economic Forum mengungkapkan bahwa setengah dari pekerjaan kita akan digantikan oleh robot. Bahkan menurut data dari McKinsey Global Institute menunjukkan bahwa robot akan menggantikan 800 juta pekerjaan manusia di tahun 2030 .The Future of Jobs 2018 meramalkan robot dengan cepat menggantikan manusia dalam sektor akuntansi, manajemen klien, industri, pos, dan kesekretariatan (Ramadhan, 2019).

Pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan kreativitas akan terus meningkat bersamaan dengan meningkatnya jumlah penggunaan e-commerce dan media sosial apalagi robot tidak belum bisa menggantikan manusia dalam bidang keterampilan dan kreativitas (Ramadhan, 2019).

Salah satu pekerjaan yang akan tersingkirkan oleh robot juga adalah Customer Service atau Admin. Admin akan digantikan oleh Chatbot berupa Admin Otomatis dan Penjualan Otomatis baik berupa teks/chat/tertulis ataupun suara. Di Amerika Serikat, chatbot dengan suara ini telah menjadi tren dimana Google dan Amazon bersaing ketat di teknologi kecerdasan buatan ini (Ramadhan, 2019).

Biar bagaimanapun masih ada orang-orang yang lebih suka mengangkat telepon dan bicara langsung dengan customer service (manusia, bukan bot). Interaksi humanis yang dicari di sini. Pelanggan akan mendengar bagaimana intonasi dan cara bicara seorang operator yang percaya atau tidak dapat mempengaruhi keputusan pelanggan apakah akan meneruskan berbelanja atau tidak (Perdana, 2019).

Bahasa adalah bagian yang sangat penting dalam menciptakan persepsi pelanggan terkait produk bisnis maupun value perusahaan. Menggunakan bahasa positif selama berinteraksi dengan pelanggan dapat mempengaruhi respon mereka terhadap pelayanan yang diberikan oleh perusahaan. Misalnya saja ketika barang yang diinginkan oleh pelanggan ternyata stoknya habis, sebagai customer service yang baik pastinya  menggunakan bahasa positif dengan menghindari pemakaian kalimat “tidak” ataupun “jangan”, seperti “Produk yang Anda butuhkan akan tersedia minggu depan, tetapi saya bisa melakukan pemesanan untuk Anda sekarang sehingga ketika stok tersedia Anda bisa dengan segera mendapatkan produk tersebut (Pekku, 2016).   Bandingkan ini dengan mesin (AI),  tidak dapat diinstal kemampuan seperti ini.   Manusia memiliki kemampuan unik untuk memahami sesamanya dan bereaksi terhadap masalah secara spontan.

Pada sisi negatifnya, tidak semua tugas dapat diserahkan kepada bot untuk memutuskan. Tidak ada tingkat kecerdasan buatan yang dapat ditandingi dengan kemampuan manusia untuk menganalisis kondisi pasar tertentu dan membuat keputusan bisnis yang tepat. Ya, dari sudut pandang pengguna, bot memungkinkan solusi yang hampir instan untuk masalah mereka, tetapi pasti ada masalah yang memerlukan intervensi manusia untuk menyelesaikannya (Prasad, 2018).

Di dalam menjalankan bisnis, pasti ada saja masalah yang menimpa konsumen dan meminta pertanggung jawaban. Sayangnya ketika berhubungan dengan chatbot, maka bisa saja apa yang diinginkan oleh konsumen tidak bisa dijawab dan dipenuhi olehnya sehingga tidak memberikan rasa puas dan malah menambah masalah baru (Dewaweb, 2019).

Chatbots tidak sempurna dan teknologinya tidak cukup maju untuk memiliki pertukaran percakapan yang sempurna dan mirip manusia. Personalisasi masih terbatas dan untuk beberapa keputusan penting, manusia selalu merupakan pilihan yang lebih baik (Prasad, 2018).

Menurut saya, untuk saat ini chatbot tidak akan menggantikan manusia. Sementara fungsi-fungsi tertentu dapat diganti untuk memberikan interaksi yang lebih cepat dan efisien dengan pelanggan. Kemampuan chatbots untuk menangani obrolan dalam jumlah tak terbatas secara bersamaan adalah "alat pendukung/penunjang" yang fantastis. Tetapi sampai mereka mengembangkan empati, kepekaan dan keterampilan memecahkan masalah manusia, mereka tidak akan bisa menggantikan kita (Goes, 2019).

Jangan khawatir, peran manusia sejatinya tidak dapat tergantikan. Bahkan dengan masifnya penggunaan AI, bisnis yang selama ini dijalankan oleh banyak orang dapat menjadi lebih efisien, efektif dan juga cepat. Melalui AI juga, akhirnya lahir ekonomi baru, yang dinamakan ekonomi digital. Disamping itu, melalui pengembangan teknologi dimana AI termasuk didalamnya, berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru, seperti seperti pilot drone, pencipta konten AR/VR, gamer professional, digital marketing dan juga SEO specialist (Gito, 2019)

Lahirnya jenis pekerjaan baru itu merupakan bukti bahwa teknologi dan manusia bukanlah bersifat saling menggantikan, namun keduanya justru berhasil mencapai sinergi dan akhirnya memunculkan jenis pekerjaan baru,budaya baru dan juga pemikiran baru. Melalui ekonomi digital juga, tercipta ribuan lapangan pekerjaan setiap harinya, mulai dari di sektor e-commerce, periklanan, hiburan, content creator, pengembang aplikasi hingga pembayaran (Gito, 2019).


Apakah Chatbot benar-benar efektif ?

Dengan pertumbuhan popularitas platform pengiriman pesan saat ini dan menurunnya biaya penyimpanan di cloud, juga waktu implementasinya yang singkat, Chatbot muncul sebagai penyelamat. Dengan memperkenalkan agen digital atau "Chatbot" untuk berinteraksi dengan pelanggan, bank akan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan mereka, mengurangi biaya layanan pelanggan manusia, merampingkan operasi mereka, dan melayani lebih banyak orang, dengan lebih cepat lewat berbagai saluran yang berbeda (Arifin, 2019).

Banyak lembaga keuangan besar sudah mengambil langkah ini. Misalnya, Capital One menggunakan chatbot Eno untuk membantu nasabahnya memeriksa rekeningnya termasuk status saldo dan melakukan transfer antar rekening. Lalu, Bank of America meluncurkan chatbot Erica untuk membantu nasabahnya memeriksa saldo, membayar tagihan, dan memberikan jawaban atas pertanyaan terkait bank. Sementara Liberty Mutual juga memakai chatbot yang menawarkan fungsi serupa dengan penambahan pencegahan risiko penipuan (Arifin, 2019).

Kisah sukses penggunaan chatbot di dunia bisnis adalah Adidas. Ia menggandeng agensi pemasaran bernama Byte, dengan memakai chatbot berbasis Facebook Messenger. Chatbot Adidas ini dibuat untuk memasarkan serta melakukan pemesanan ruang komunitas perempuan bernama Studio LDN dengan cara interaktif. Hasilnya, dalam seminggu selepas diluncurkan terdapat 2.000 orang yang mendaftar usai mengobrol dengan chatbot  (Zaenudin, 2017). 

Hasil ini tentu luar biasa, karena mengajak 2.000 orang mendaftar di suatu layanan dalam waktu satu minggu bukanlah perkara mudah. Alasannya sederhana, butuh tim yang tidak sedikit untuk melakukannya. Chatbot mampu hadir menggantikan peran manusia  (Zaenudin, 2017). 

Chatbot dianggap sebagai solusi alternatif yang efektif, sehingga perusahaan dapat mengalokasikan karyawannya untuk melakukan skala prioritas lain. Dengan chatbot, perusahaan juga dapat memperluas operasi pelayanan pelanggan secara global dengan biaya rendah (Ningrum, 2017). 

Bagi industri customer service, manfaat terbesar yang didapatkan dari menggunakan chatbot adalah mereka tidak perlu menyewa, mengelola atau pun menambah tenaga kerja lagi seiring berkembangnya perusahaan. Aspek penghematan biaya menjadi bahan pertimbangannya (Ningrum, 2017).

Perusahaan riset yang berbasis di Amerika Serikat (AS) Juniper Research melaporkan, penggunaan chatbot oleh industri retail, perbankan, dan kesehatan tahun ini bisa menghemat biaya operasional hingga US$ 6 miliar atau sekitar Rp 86,4 triliun. Angka itu diprediksi meningkat hingga US$ 11 miliar pada 2023 (Setyowati, 2018). 

Chatbot bisa mengurangi waktu interaksi antara perusahaan dengan konsumen melalui telepon dan media sosial, sehingga biayanya lebih murah. "Diperkirakan, konsumen dan perusahaan di ketiga industri ini menghemat lebih dari 2,5 miliar jam (untuk berinteraksi) hingga 2023," sebagaimana dikutip dari laporan bertajuk 'Chatbots : Banking, eCommerce, Retail & Healthcare 2018-2023 (Setyowati, 2018).

Chatbot itu 24 jam. Apa maksudnya dari 24 jam ? Maksud dari 24 jam itu sendiri adalah Chatbot ini dapat online selama 24 jam tanpa tidur, karena yang menjalankan sistem pada Chatbot adalah robot. Berbeda jika menggunakan manusia dalam urusan customer service, terkadang ada kendala pada khususnya jam kerja karena manusia tidak dapat online selama 24 jam untuk melayani customernya. Maka Chatbot lah solusi yang tepat untuk melayani customer kapan saja dan dimana saja (Wikrama, 2019).

Fungsi CHATBOT tak sebatas sebagai customer care. Kini, sederet brand mulai menggunakan Chatbot untuk membantu mereka memasarkan produk, memproses transaksi jual beli, hingga mengumpulkan data pelaku untuk profiling yang berujung kepada targeted messaging (Bella, 2017).

Chatbot dapat pula digunakan untuk meningkatkan loyalitas konsumen.  Contohnya, jika sebuah brand bergerak di bisnis ritel atau apparel, mereka dapat mengintegrasikan fungsi Chatbot ke dalam loyalty platform mereka. Brand dapat melihat produk FMCG apa yang dibeli konsumen dan kapan perkiraan waktu pemakaian produk tersebut habis. Brand kemudian dapat secara proaktif mengingatkan konsumen tersebut untuk membeli produk itu kembali melalui Chatbot. Jadi, fungsinya memang beragam (Bella, 2017).

Kendati terkesan sempurna, ternyata sistem robotik pada portal properti ini juga memiliki banyak kelemahan. Contohnya seperti tidak bisa menenangkan pelanggan yang marah, merasakan kekhawatiran pelanggan, atau menampilkan empati. Hal ini disebabkan karena sistem ini tidak memiliki kecerdasan emosional, seperti manusia (Hidayat, 2016).

Menurut kami efek negatifnya saat ini belum ada, karena chatbot belum bisa menggantikan peran manusia khususnya jika melayani pertanyaan tidak umum seperti pendapat, dsb. Untuk chatbot sendiri saat ini hanya dapat menjawab pertanyaan yang umum, seperti harga, spesifikasi, ketersediaan stok, dsb (Acerid, 2018).

Bagaimana dengan Indonesia ? Kebijakan pemerintah yang lebih mendukung pengembangan industri padat karya dan ketergantungan penerimaan pajak memang akan membuat penerapan kecerdasan buatan lebih lambat. Namun, karena lebih efisien dari sisi bisnis, pemilik usaha tentu tidak akan tutup mata akan keberadaan teknologi tersebut. Bukan menakuti-nakuti. Sebaiknya mulai mempersiapkan diri dan membuka cara pandang baru. Mulailah dengan menambah pengetahuan dan keterampilan baru (Kompas Cyber Media, 2017).


Gambar 3. Sebuah Infografik untuk mempertimbangkan  menggunakan Chatbot. Sumber : https://miro.medium.com




Domain. Apa yang terbayang di pikiran Anda mendengar kata tersebut ? Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), arti domain adalah wilayah; daerah; ranah. Definisi yang sedikit lebih detail dari domain adalah suatu ruang (baik secara fisik maupun abstrak)  di mana sesuatu itu ada atau valid atau diselenggarakan.

Di dunia teknologi informasi, kata domain hampir selalu diidentikkan dengan suatu nama atau alamat di sebuah jaringan.


Lebih spesifik lagi, secara singkat nama domain diterjemahkan sebagai suatu alamat situs internet.


Jika Anda mengunjungi sebuah website, tentunya Anda mengetikkan sebuah alamat. Misalkan, www.rumahweb.com.  Alamat tersebut adalah letak 'geografi' di internet. Jika kita ingin menginjungi sebuah 'rumah',kita harus terlebih dahulu memiliki alamat yang akan kita tuju. Alamat tersebut bersifat unik. Tidak ada satu pun yang memiliki alamat yang sama.


Di internet, alamat tersebut dipanggil dengan istilah domain name. Sebenarnya, alamat internet tidaklah sesederhan itu. Ia merupakan sederetan angka yang mungkin akan susuah diingat.


Nah, domain name ini berperan menyederhanakan pengalamatan yang njlimet tersebut. Di domain, Anda mengenal berbagai akhiran seperti contoh berikut ini :



Gambar 1. Contoh nama domain berikut ekstensi-nya. Sumber : https://www.rumahweb.com




Dari contoh di atas, Anda dapat melihat. Sebuah 'nama' bisa saja menjadi beberapa domain name. Apa yang membedakan ? Ya, bagian belakang dari domain tersebut. Itulah yang disebut dengan top level domain. Berikut ini gambar beberapa top level domain yang sering digunakan.

Gambar 2. Global TLD secara umum. Sumber : https://satelitweb.com



Masih banyak sekali domain-domain selain yang disebut di tabel di atas. Di samping itu, setiap negara juga mempunyai domain yang menunjukkan nama Negara tersebut. Misalkan Indonesia mempunya nama domain dengan ciri khas  berakhiran .id. Berikut ini nama-nama domain Indonesia dan Amerika Serikat :

Gambar 3. Contoh TLD Amerika Serikat & Indonesia. Sumber : https://satelitweb.com



Pilih domain

Banyak yang mengatakan domain adalah nama brand atau merek. Namun itu hanya untuk pebisnis saja yang memiliki hak merek dagang, tapi untuk website pribadi atau pemula apakaah domain itu brand juga ? Tentu saja ya. Info selengkapnya :www.rumahweb.com  

Namun untuk memilih nama domain tidak boleh sembarangan. Apa saja tips-tips memilih nama domain. Silahkan simak.

1. Beli Domain yang Singkat, Mudah Diingat & Diieja

Nama atau alamat yang mudah diingat tentu menjadi keharusan karena lebih efektif ketimbang mencari terleBih dulu. Kami menyarankan untuk membeli Top Level Domain (TLD). Karena domain TLD sangat mudah sekali diingat bagi pengunjung online

Nama domain yang dipilih sebaiknya singkat. Misalnya, www.kampret.com atau www.kodoknjengking.com atau www.mbahmusalto.com. Alasannya adalah agar nama  domain ini mudah dihafal oleh semua kalangan. Dalam banyak kasus di internet, nama domain yang singkat dapat memberikan kontribusi penjualan dan promosi yang cukup baik.


Nama domain sebaiknya mudah dibaca dan dieja. Jika nama perusahaan Anda adalah CV Kecebong, nama yang cocok adalah www.kecebong.com. Nama tersebut mudah diingat dan memiliki bunyi yang bermakna sama dengan nama perusahaan.

2. Hindari Domain dengan Atribut Penghubung
Nama domain yang mempunyai tanda penghubung akan terasa berat nantinya untuk bersaing di SERP. Jangan menggunakan nama domain seperti percetaka-buku.kimia.id, lebih baik Anda gunakan percetAkanbuku.kimia.id  

3. Memilih Domain yang Unik

Sebagian pakar SEO menyarankan untuk membeli domain lebih ke dalam hal SEO, itu dikarenakan untuk bisa dioptimasi dengan cepat dan gampang. Namun gampang dan mudah adalah hal yang instan, biasanya tidak bertahan lama, jadi tetap pada prinsip pilih domain yang unik itu akan membawa Anda tentang keunikan domain, sebagai contoh bisa gunakan guru.kimia.id jika memang menyediakan layana pendidikan.  

4. Gunakan ekstensi nama domain internasional
Mengapa demikian ? Karena penggunaan ekstensi nama domain internasional membuat perusahaan Anda mudah diingat-dalam kebanyakan yang ada di benak orang, nama domain adalah .com.

Jika Anda menggunkan .org, akan cenderung terasumsikan sebagai organisasi. Jika digunakan untuk berjualan, akan  berbeda maknanya. 

5. Berhubungan dengan Isi dari Website Anda
Sebaiknya nama yang dipilih berkaitan dengan isi dari website Anda. Misalnya, Anda berjualan produk busana di Yogyakarta, website Anda bisa berbunyi batiKyogyakarta.com. Ini merupakan nilai tambah bagi Anda untuk  mempromosikan situs Anda ke orang lain. 


Beli Domain


Di Indonesia sudah terdapat banyak penyedia layanan di mana kita dapat membeli nama domain, salah satunya RUMAHWEB. Silahkan kunjungi website penyedia layanan tersebut maka kita akan dipandu untuk membeli nama  domain yang kita inginkan. Dalam memilih nama domain, disarankan untuk menggunakan kata yang mudah diingat dan berhubungan dengan isi website. Gambar di bawah merupakan contoh website yang menyediakan layanan pembelian nama domain untuk website. 


Gambar 4. Contoh Website penyedia layanan pembelian domain. Sumber : https://www.rumahweb.com

Setelah kita mendapatkan nama domain, langkah selanjutnya adalah memperoleh webhosting, dalam hal ini ada dua cara, yaitu secara  gratis dan berbayar. Jika kita akan membuat website yang profesional, sebaiknya gunakan webhosting yang berbayar karena data yang kita miliki akan tersimpan dengan lebih aman daripada menggunakan webhosting gratis. Contoh penyedia hosting murah berbayar adalah RUMAHWEB.

Domain untuk Bisnis

Pasti ada alasan dibalik keberadaan domain dalam usaha untuk berbisnis. Ibaratnya bensin sebagai bahan bakar sepeda motor. Jika ia tiada atau tanpanya,pasti Si Ojol dapurnya tidak ngebul. 

Pentingnya domain untuk bisnis berkaitan dengan  tujuan dan manfaatnya yang akan digunakan untuk mengeruk pundi-pundi rupiah bahkan dollar dari internet. 

Berikut hal-hal yang menjadi pembenaran akan urgensi domain untuk aktivitas bisnis (BACA : MENCARI UANG).


1. Representasi Usaha atau Toko
Domain bisa diibaratkan nama atau alamat di mana lahan usaha/dagang kita miliki. Misal, jika lokasi toko fisik Anda berada di komplek Pasar Beringharjo nomor sekian Jogja, domain toko online misalmnya adalah 
www.malionoromall.com. Pembeli 'nyata' akan datang ke alamat di komplek Pasar Beringharjo, sedangkan pembeli 'maya' akan mengunjungi www.malioboromall.com untuk masuk ke toko online.

2. Wajah Para Domainpreneur
Nama Domainpreneur memang mengiktui kata ITpreneur, Googlepreneur, atau  Technopreneur yang berasal dari kata umum entrepreneur. Kata depan domain menunjukkan basis bisnisnya dan kata entreprenuer menunjukkan bahwa orang ituadalah pengusaha.

Banyak cara orang menjadi pengusaha, namun domainpreneur lebih berfokus pada mereka yang celik dan tanggap serta memiliki sense of gambling dan berpandangan ke depan, yang menginvestasikan uang mereka pada nama-nama domian di era ingar-bingar dotcom. Sekarang, para domain preneur telah menjadi tuan tanah real estate domain di internet.

Walaupun kata domainpreneur belum dibakukan di kamus atau di Wikipedia, Indonesia memiliki domainpreneur yang tidak sedikit, salah satunya Meysan. Dia mengaku laku menjual 5-10 domain per bulan. Berapakah pendapatan jual-beli domain untuk nama-nama beken dan sudah baku ini ? Katakan 1 domain dijual dengan harga 5-10 juta. Bila sebulan laku 5 domain, sudah kelihatan bahwa pemiliknya mengantongi uang 25 juta-50 juta. 

Dan, ini tidak main-main. Garry Chernoff membeli domain netincome.com pada tahun 1995 dan menjualnya kembali pada tahun 1999. Setelah itu, ia mengundrukan diri dari pekerjaannya kala itu (sebagai tukang listrik di rumah sakit) dan tinggal di rumahnya yang luas yang menghadap ke sebuah danau di British Columbia. Frank Schilling pertama kali terjun memulai bisnis jual-beli domain dengan membeli domain generic.com di tahun 2002 pada saat era DOTBOMB. Sekarang ia menjadi salah satu domainpreneur besar di dunia. Ia bekerja di rumah mewahnya di Cayman Islands. 

Yun Ye adalah salah satu orang pertama yang menulis kode untuk mengotomatisasi pembelian domain. Pada tahun 2004 ia menjual portofolio yang berisi 100.000 nama domian ke perusahan MArchex yang berbasis di Seattle dengan harga USD164 juta. Craig Lovik adalah salah satu dari orang yang memanfaatkan orang-orang yang salah ketik atau terpeleset pada waktu mengetik. Sekarang ia memiliki 200.000 nama-nama termasuk ejaan salah seperti peircings.com atau phoenix.com.

Nama-nama yang paling mencuat akhir-akhir ini dari sekian banyak domainpreneur adalah Kevin Ham, yang menjadi foto sampul majalah business2. Mengapa ? Walaupun berlatar belakang seorang dokter, Ham lebih berfokus dalam bisnis jual-beli domain sejak tahun 2000. Ia telah menggaet sebanyak 300.000 domain dan jika digabungkan dengan bisnis-bisnis sejenis membuatnya berpenghasilan USD 70 juta setahun.

Praktis, ia bekerja seorang diri. Ham sangat cerdik melihat peluang dan memanfaatkan etiap kesalahan kecil pada saat orang meregister nama-nama. Ia juga merancang software yang dapat memberi tahu nama-nama domain mana yang sudah hampir kadaluwarsa dan celik mengambil
keuntungan dari traffic  yang dihasilkan dari jutaan orang yang salah ketik. 

Misalnya, mengetikkan akhiran ".cm", sebaliknya dari akhiran TLD ".com".
Ham memiliki 30 juta unique visitors per bulannya. Ia memang kaya raya berkat menjadi domainpreneur, namun tetap menjadi misteri karena secara publik tidak terdengar hingga kini. Namanya juga tidak terdaftar di domain-domain yang ia sabet kalau Anda cek di domain registration atau di patennya. Mengapa bisa demikian ?  Low profile adalah jawabannya. Kesuksesan Ham bisa mengundang banyak musuh dan pesaing.


Lihat saja anonimnya terlihat pada kotak posnya di Vancouver. Posnya diberi label 'actual piece of it' namun dalam frase 'you are a piece of s***t'.

3. Menjadi Domainpreneur via Parkir Domain
Apabila Anda sedang mencari media investasi alternatif, sebaiknya mulai melirik pilihan yang murah dan meriah di dunia maya, yaitu investasi pada lahan online. Seperti halnya membeli lahan di dunia nyata berupa tanah yang bisa disewaa atau bahkan diperjualbelikan.

Anda tahu domain kan ? Domain adalah alamat url sebuah website seperti www.rumahweb.com. Nama alamat url tiap hari semakin bertambah, sehingga kita akan sulit mendapatkan nama yang sesuai dengan alamat yang kita inginkan. Tidak heran jika nama alamat url seperti nama Anda pun sudah dimiliki oleh orang lain. 

Nah dari sinilah ide jual beli domain ini timbul. Jual beli yang penulis maksud di sini bukanlah jual beli domain seperti biasanya. Jual beli  di mana kita menjadi broker pembelian dmain dari orang lain. Namun kita membeli nama-nama domain penting yang kira-kira akan dicari oleh orang lain, kemudian kita simpan nama tersebut dan kita jual dengan harga yang lebih tinggi.

Untuk terjun ke dalam bisnis jenis ini sebenarnya mudah namun kita hraus mempunyai modal yang tinggi, yaitu membeli domain tersebut dan membayar sewanya jika belum ada yang menawar sesua harga keinginan Anda.Sebagai contoh nama domain www.diamond.com terjual seharga $7.500.000,- pada 19 Mei 2006. 

Padahal modal yang dikeluarkan hanyalah pembelian domain seharga $7 saja. Itu baru satu domain, jika Anda membeli nama domain penting lebih dari satu dan anda jual $ 1000 saja, tentu itu sudah sangat menguntungkan. 
Kunci dalam bisnsi jual beli nama domain ini hanya satu yaitu dengan meneliti kira-kira domain apa yang akan dicari oleh banyak orang. Tentunya nama domain yang memiliki arti, mudah diingat serta menggunakan domain yang  berekstensi Top Level Domain yaitu .com, .net, .org, .biz, .info, .name.

Pesaing dalam bisnis yang satu ini sangatlah ketat, karena itu jika Anda berminat dalam bisnis ini segara beli nama domain yang kirany akan dicari oleh orang atau perusahaan tertentu pada suatu hari. Namun Anda harus siap rugi jika tidak ada yang membeli nama domain  yang telah Anda beli.

Lalu mungkin Anda bertanya, di mana dan bagaimana cara menjual domain ? Al-Jawab cukup memarkirkan nama domain (jangan bayangkan parkir motor atau mobil, beda lho). Untuk mendapatkan nama domain, bisa mendaftarkan nama domain murah yang diincar oleh situs-situs register domain, seperti RUMAHWEB.COM.

Setelah berhasil mendaftarkan suatu nama domain maka selanjtunya bisa parkirkan domain tersebut di beberapa situs-situs parkir domain . Berikut ini beberapa situs tempat Anda bisa memarkirkan domain  :

Bagaimana ? Penting bukan  domain itu untuk bisnis  ? Tertarik mencoba bisnis lahan parkir domain ? SEGERA BELI DOMAIN DI SINI 

4. Blog Domain TLD untuk Google Adsense
Adsense adalah program kerjasama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh Google Corporation. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka.

Pemilik situs web  atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click atau bayar per klik. Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google Adsens juga menyediakan Adsensete untuk pencarian (Adsenses for Search) dan iklan arahan (Referra).

Apa itu domain TLD dan kenapa harus memakai blog dengan domain TLD ???, mungkin ini sering menjadi pertanyaan semua sobat yang ingin mendapatkan akun google adsenses. Oke di sini akan saya jelaskan secara detail agar sobat tidak ragu dan semakin mantap untuk bisa mendapatkan akun google Adsenses non hosted.

Domain TLD yang dimaksud adalah 'TOP Level Domain" meliputi exetnsion seperti .com, .net, .co.id, .id, .me, .tech, .my.id dan masih banyak lagi, jadi domain ini kita harus beli sesuai dengan harga yang sudah ditentukan oleh masing-masing penjual.

Kenapa harus domain TLD ?, ini pertanyaan yang susah dijawab dengan pasti. Namun selama  pengalaman saya diterima sampai puluhan akun, hanya dengan domain TLD yang berbayar yang sangat cepat mendapatkan aprrove dari Google.

Dari pengalaman saya yang terbaru hanya membutuhkan waktu kurang dari 12 jam saya sudah bisa mendapat Adsenses Non Hosted dari awal pembuatan email, menakjubkan bukan.

5. Jual Jasa atau Promosi dengan Blogspot
Blogspot bisa digunakan sebagai wahana untuk mempromosikan bisnis online. Blogspot saat ini telah menjadi milik Google sehingga relatif mudah terindeks. Sejumlah psotingan dari Blogspot pun mendapatkan posisi teratas pada Google. Ada dua pilihan jika membuat blog di  Blogspot, yakni menggunakan subdomain pada Blogspot (sehingga blog Anda akan bernama identitasanda.blogspot.com), atau menggunakan domain sendiri dengan Blogspot sebagai Hosting 

Keuntungan membeli domain berbayar dibandingkan dengan menggunakan domain gratisan adalah fasilitas manajemen dan fitur yang lebih lengkap. Selain itu, dengan menggunakan domain berbayar blog Anda menjadi lebih terkesan profesional dan "serius".

Harga sebuah domain sebenarnya tidak terlalu mahal. Saat ini Anda dapat membeli domain dengan harga tidak sampai Rp 125.000,- per tahun.

Jika Anda berencana menggunakan jasa webhosting berbayar maka Anda dapat menyatukan proses pembelian domain dan webhosting dalam satu paket.

Hal ini akan mempermudah Anda karena dengan menyatukan proses pembelian domain dan webhosting, Anda tidak perlu melakukan konfigurasi untuk mengarahkan domain ke webhosting milik Anda.

Namun jika Anda berencana menggunakan webhosting gratis, maka Anda harus membeli domain secara terpisah dan melakukan konfigurasi DNS (BACA MENGGUNAKAN HOSTING BLOGSPOT ITU GRATIS).

Ada banyak penyedia jasa registrasi domain yang dapat dipilih, Go Daddy dan Namecheap misalnya. Namun untuk mempermudah, sebaiknya kita pilih layanan lokal yang menerima pembayaran melalui transfer bank, seperti RUMAHWEB.

6. Toko Online
Unsur yang penting dalam pembuatan website adalah kepemilikan domain dan hosting. Tanpa mempunyai domain dan hosting, sangat mustahil Anda dapat membangun website.

Setelah Anda memiliki Toko Online yang sudah update Katalog, mengubah tampilan, dan menambah dengan aksesori pendukung Toko Online.

Kini ada satu lagi hal penting yang perlu ada di dalam Toko Online uang sedang Anda kelola. Sebagug atau secanggih apapun Toko Online yang pernah dibuat, tidak akan pernah disebut profesional jika tidak memiliki nama unik atau memiliki alamat web profesional.

Nama domain profesional yang dimaksudkan merupakan domain yang tidak diikuti oleh alamat penyedia layanan Blog, seperti nama.blogspot.com, nama.wordpress.com dan beberapa contoh lainnya. Contoh domain profesional adalah namasitus.com, namasitus.net, namasitus.org, dan beberapa nama lainnya.

Domain profesional inilah sebenarnya yang membuat bisnis Toko Online Anda menjadi profesional, karena nama domain yang profesional dapat dijadikan sebagai Branding dan menjadi nilai lebih dari website yang sedang Anda kelola. 

Untuk menjadikan Toko Online Anda menjadi Profesional, Anda dapat mengganti alamat Blogspot dengan alamat web sendiri dengan biaya yang sangat murah.


Cara Mudah Dapat Harga Diskon Domain (TLD)

Membuat blog di blogger memang gratis tapi nanti akan ada sub domain.blogspot.com nah untuk mengatasi itu disarankan untuk membeli domain sendiri saja, di sini saya ada seikit trik buat Anda saat beli domain nanti tidak mahal dan dapat diskon harga.

Gambar 5. Contoh Promo Domain. Sumber : https://www.rumahweb.com

Promo domain harga murah hampir pasti akan selalu terjadi di hari-hari besar nasional ataupun dunia, misalnya saat hari raya imlek, idul fitri, hari kemerdekaan negara dan lain-lain seperti ini contohnya.

Gambar 6. Promo Domain pada Hari Kemerdekaan RI. Sumber : https://www.rumahweb.com

Jadi kalau Anda pengen harga yang lebih murah dari aslinya bahkan bisa saja gratis, kunjungilah website penyedia domain di hari-hari penting, tidak hanya domian kadang hosting juga da diskon besar khususnya untuk tahun pertama.
Hari kelahiran tokoh-tokoh juga seringkali juga banyak penyedia domain ini memberi potongan harga.

Bukan cuma itu saja , di dunia internet juga hari besar tersendiri kalu di Indonesia seperti Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang puncaknya biasnya jatuh pada 12 Desember, di luar negeri juga ada hari belanja di mana merchant dan toko online rata-rata memberikan diskon super besar, yaitu Black Friday dan Cyber Monday.

Penulis : Muhammad Aziz Muslim dan Ana Hanifiyyat Dewi |

Namanya rekayasa genetika, orang menyebutnya transgenik. Indonesia sudah mengawali ini sebelumnya pada tahun 1990 an. Ilmuwan Indonesia melalui LIPI sudah bisa menemukan padi transgenik padi golden rice yang mengandung vitamin A dan singkong transgenik. Namun tampaknya pola pikir yang salah dari petani menjadikan transgenik ini kurang dilirik.

Memang transgenik ini memiliki ciri khas yang cukup melekat kuat. Ciri khas ini seperti hasil produktivitas per satuan luas yang tinggi, lebih tahan terhadap hama dan penyakit serta daya penyesuaian diri tanaman dengan lingkungan yang cukup baik. Transgenik ini  juga mempunyai umur tanam yang cukup anjang. Salah satu contoh transgenik yang ada seperti tanaman transgenik tembakau yang memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi cuaca dingin karena tanaman ini mengandung gen untuk mengatur pertahanan pada cuaca dingin yang dihasilkan dari tanaman Arabidopsis thaliana dan sianobakter ( Anacyctis nidulans ).

Adanya bentuk inovasi teknologi transgenik dalam melakukan kegiatan usaha taninya, secara langsung petani tidak akan mudah dalam menerima dan menerapkan. Karena para petani akan menganalisis dulu, apakah teknologi transgenik ini benar-benar dapat memberikan keuntungan bagi mereka atau tidak? Prinsip dasar yang digunakan petani dalam mengadposi setiap inovasi teknologi baru yang masuk dengan cara menjalankan 3 fungsi yaitu tahu, mau dan mampu.

Keberadaan dan eksistensi teknologi transgenik ini  dapat menimbulkan pandangan baru bagi petani, khususnya petani yang berada di pelosok desa, karena mereka beranggapan, teknologi transgenik ini hanya akan menimbulkan banyak dampak negatif yang sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Petani dalam melakukan budidaya tanaman lebih memilih benih yang aman daripada benih yang belum jelas keamananya. 

Selain itu, tanaman transgenik mampu menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan, produk pangan, dan kesehatan bagi manusia. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2005 tentang keamanan hayati produk rekayasa genetika yang meliputi aspek keamanan pangan, lingkungan, dan kesehatan. 

Dari segi produksi, tanaman transgenik memiliki input biaya produksi yang mahal dibandingkan dengan jenis tanaman non transgenik yang ada. Karena tanaman transgenik ini memiliki umur yang cukup panjang sehingga input biaya untuk pembelian pupuk dan pemeliharaan tanaman menjadi meningkat, namun penggunaaan transgenik dalam jangka panjang akan memberikan keuntungan ganda karena transgenik ini mampu mendongkrak produktivitas.
            
Kelebihan perlu didukung, sedangkan kelemahan dan kekurangan inilah yang harus ditekan dan diminimalisir sekecil mungkin. Karena dalam penggunaan inovasi teknologi pasti akan menimbulkan dampak jangka panjang dan jangka pendek

Lebih lanjut lagi, transgenik tak mampu tumbuh subur di Indonesia disebabkan adanya political will dari pemerintah yang kurang serius dalam mengembangkan dan menerapkan inovasi teknologi rekayasa genetika di Indonesia. Sementara itu , untuk dapat mengembangkan tanaman transgenik di Indonesia harus ada jaminan dari pemerintah terhadap tanaman transgenik tersebut, baik pengawasan maupun peraturan perundang undangan yang jelas dan tegas. Jika dari segi ekonomi ada keuntunganya dan tidak menimbulkan banyak kerugian atau dampak negatif tidak masalah.

Penerapan transgenik

        
Penggunaan benih transgenik dalam upaya meningkatkan produktivitas, seperti halnya komoditas kedelai pun menyebabkan monopoli benih kepada para petani. Ancamannya petani akan memiliki ketergantungan besar terhadap perusahaan produsen benih dan akan kehilangan kreativitas dalam mengembangkan benih karena petani tidak bisa memproduksi benih sendiri.



            Jika ditinjau dari segi ekonomis, tanaman transgenik mempunyai keuntungan yang lebih besar daripada varietas lokal. Khusus untuk kedelai, tanaman transgenik memiliki bentuk polong yang lebih besar, warna polong yang kuning, serta daya hasil yang tinggi. Sementara itu untuk kedelai varietas lokal bentuk polong relatif lebih kecil, warna polong agak kuning keputihan, produktivitas lebih rendah dari transgenik serta rentan terhadap hama dan penyakit, tergantung masing-masing varietas yang dibudidayakan. Dari segi umur tanaman kedelai lokal memiliki umur yang lebih pendek dari pada kedelai transgenik. Sedangkan untuk tanaman jagung produktivitas tanaman lokal hanya bisa mencapai 4,5 ton/Ha namun pada tanaman transgenik mampu mencapai 10.2 ton/ Ha.

            Perkembangan transgenik di Indonesia menunjukan sinyal yang positif dengan dilakukanya berbagai uji coba tanaman transgenik khususnya tanaman Kapas Bt DP 5690 B sebagai varietas unggul dengan nama Nucotn 35 B di delapan kabupaten Sulawesi selatan yang di kembangkan oleh PT. Monsanto Indonesia yang berasal dari Amerika Serikat pada tahun 2001. Di samping itu pada tahun 2008 jagung transgenik telah ditanam di kawasan Jawa Timur dan Lampung seluas 1,36 hektar dari 3,4 juta hektar lahan yang ada. Dalam perkembangannya transgenik tidak menemui jalan yang mulus. Klasik, terbentur hambatan struktural dengan kebimbangan pemerintah sehingga teknologi hasil rekayasa genetika masih sebatas asa.